Manfaat Tersembunyi di Balik Edamame dan Sagu

Masdimass.com – Apakah Anda sudah familiar dengan edamame? Kalau sagu pasti Anda sudah lebih familiar ya. Karena kegunaan sagu digunakan di banyak jenis bahan pembuatan makanan. Dari jenis makanan ringan, sampai lauk pauk. Bahkan banyak di daerah-daerah Indonesia yang memakai sagu sebagai makanan pokok mereka. Berbeda dengan edamame yang berasal dari negara sakura, yakni Jepang. Nama edamame pasti masih terasa asing di telinga sebagian orang.

Kalau Anda berasal dari Betawi alias Jakarta pasti tahu banget dengan kue yang satu ini. Kue yang bahan dasar utamanya  salah satunya berbahan dasar sagu. Yak! Ada kue rangi yang biasa jadi teman ngopi di kala menikmati penghujung hari bahkan di saat sarapan. Selain kue rangi, kalau Anda berasal dari Indonesia bagian Timur pasti tidak asing dengan makanan utama yang akan disebutkan selanjutnya. Apa ya? Apa lagi kalau bukan papeda! Papeda yang merupakan makanan khas asli Maluku dan Papua. Papeda umumnya disajikan dengan ikan tongkol dengan dibumbui kunyit ini menjadi makanan utama di daerah asalnya. Sagu disajikan bersama ikan tongkol yang sudah dibumbui kunyit. Tanpa sagu apa lah artinya papeda. Justru papeda terasa nikmat dengan kehadiran sagu yang berwarna putih dan berstektur lengket. Apakah kamu tahu kalau papeda memiliki kaya akan serat, rendah kolesterol, dan cukup akan nutrisi.

manfaat edamame

Tetapi jangan sampai salah ya. Makanan jajajan yang biasa Anda gemari dan nikmati seperti cimol, cilok, dan cireng bahan dasarnya berbeda sangat dengan sagu. Ketiga jenis jajanan yang satu itu bukan terbuat dari sagu ya, melainkan terbuat dari tepung kanji. Sudah tahu belum nih perbedaannya? Jangan sampai masih ada yang mengira kalau cimol, cilok, dan cireng terbuat dari sagu. Sebelumnya mau dijelaskan sedikit nih kalau tepung  sagu itu terbuat dari saripati batang pohon sagu, yang mana mirip dengan tepung tapioka tapi lebih kering. Sedangkan tepung kanji atau yang biasa disebut dengan tepung tapioka terbuat dari saripati ketela pohon atau singkong.

Sebenarnya banyak banget loh makanan yang terbuat dari sagu sebagai bahan dasarnya. Dan diantara makanan-makanan itu, pasti ada banyak yang Anda pernah atau bahkan sudah sering makan. Siapa yang tidak familiar dengan kue sagu coba? Kue kering yang selalu ada di Bulan Ramadhan juga Natal. Semua orang suka dengan kue sagu, yang rasanya enak dan manis juga renyah. Selain kue sagu, ada juga pempek! Makanan khas dari Palembang yang digemari banyak orang.

Kalau sagu sudah banyak orang yang mengenal dan menikmati olahan makanan dari sagu dan semuanya enak. Tapi kalau edamame? Pasti masih ada orang yang tidak familiar dengan edamame. Apalagi mengetahui olahan apa yang bisa menggunakan edamame. Bagaimana cita rasanya, apa kandungan manfaatnya. Jadi apa sih edamame itu? Edamame merupakan kacang kedelai muda yang masih berada di dalam polongnya. Kalau sagu asli berasal dari wilayah nusantara, berbeda dengan edamame. Edamame berasal dari Jepang yang menjadi camilan tradisional di negara asalnya. Berdasarkan sejarahnya edamame merupakan tanaman yang dibudidayakan di Tiongkok pada tahun sekitar 200 SM. Pada saat itu edamame dibudidayakan sebagai tanaman obat. Kemudian pada tahun 972 M, edamame mulai dipasarkan di Jepang. Biasanya edamame dipanen ketika masih muda, lunak, dan hijau. Edamame biasa dijadikan sebagai camilan. Kenapa dijadikan sebagai camilan? Karena edamame memiliki kandungan yang tinggi akan protein nabati. Selain memiliki kandungan tinggi akan protein nabati, edamame juga memiliki kandungan tinggi akan antioksidan, bebas gula, tidak mengandung kolesterol, dan rendah kalori.

Wah keren banget ya ternyata kacang yang satu ini. Selain kaya akan nutrisi dan kandungan yang banyak. Sudah tahu belum sih, edamame biasa dimasak jadi makanan apa? Anda bisa mengolah edamame menjadi tumis-tumisan, nasi goreng, dibuat crispy pun juga enak dan sehat loh, dibuat jadi cookies saja juga bisa loh jangan salah. Dan bukan hanya dibuat jadi makanan. Tapi edamame juga bisa dibuat menjadi olahan es krim. Yak! Ada loh es krim edamame. Rasanya pasti enak banget ya es krim edamame, dan pastinya juga sehat. Karena edamamenya memiliki kandungan yang banyak.

Nah dari tadi bahas soal apa itu sagu dan edamame. Tapi apa sih manfaat dari mengonsumsi edamame dan sagu? Jangan-jangan sedikit manfaat yang bisa didapatkan dari mengonsumsi edamame dan sagu. Eits.. jangan salah ya.. dengan mengonsumsi edamame dan sagu, Anda bisa mendapatkan banyak manfaat terutama dalam hal kesehatan. Nggak percaya? Yuk simak ulasannya di bawah ini ya!

            1. Bagi sistem pencernaan

Baik edamame maupun sagu memiliki manfaat bagi sistem pencernaan. Untuk sagu, sagu bisa membantu dalam perbaikan seluruh sistem pencernaan. Sagu dapat meningkatkan produksi enzim pencernaan dan pergerakan usus, sehingga dapat melindungi usus agar tidak kering. Sedangkan untuk edamame bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Kandungan serat dan protein yang tinggi di dalam edamame dapat berfungsi sebagai prebiotik yang dapat membantu pertumbuhan bakteri baik di dalam saluran pencernaan.

            2. Dapat meredakan gejala dari menopause

Kandungan antioksidan isoflavon dan fitoestrogen yang terdapat di dalam edamame bermanfaat dalam meredakan gejala hot flashes pada wanita ketika ia akan memasuki masa menopause.

            3. Dapat mengurangi risiko penyakit jantung

Baik edamame maupun sagu memiliki manfaat dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Kenapa? Karena dalam kandungan edamame terdapat isoflavon yang berperan penting dalam melancarkan sirkulasi darah. Dengan isoflavon ini darah dapat mengalir secara optimal ke seluruh bagian tubuh tanpa adanya gangguan. Sedangkan sagu terbukti bisa menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Padahal seperti yang diketahui bersama kalau kadar kolesterol dan trigliserida adalah dua faktor yang bisa menjadi risiko utama terjadinya penyakit jantung.

             4. Bermanfaat untuk tulang

Baik edamame maupun sagu memiliki manfaat yang sama untuk tulang. Kenapa? Karena di dalam sagu terdapat kandungan kalsium, sagu, mineral, dan zat besi, di mana dapat membantu untuk memperbaiki tulang dan persendian. Sagu dapat meningkatkan produksi glukosamin yang bisa mempengaruhi kepadatan tulang, gerakan sendi, dan fleksibilitas. Sedangkan di dalam edamame terdapat kandungan kalsium, zat besi, fosfor, dan vitamin E yang tentunya sangat baik untuk tulang. Secara tidak langsung rutin mengonsumsi edamame bisa membantu menjaga kepdatan dan kekuatan tulang.

              5. Sebagai sumber energi

Inget papeda kan? Makanan khas asal Manado dan Papua. Masyarakat daerah asalanya biasa makan papeda tanpa nasi. Kenapa? Karena sudah ada sagu sebagai pengganti nasi. Sagu memiliki kandungan karbohidrat yang jumlahnya banyak. Oleh karena itu sagu bisa menjadi bahan alternatif sebagai suplemen alami untuk menambah energi di dalam tubuh. Sagu juga bisa meningkatkan produksi glukosamin alami di dalam tubuh. Sehingga dapat memperbaiki keseluruhan pergerakan sendi dan dapat terjadi pemulihan otot-otot di sekitarnya.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Bagaimana menjadi Orangtua dalam Mendampingi Anak Selama Pandemi?

Next Post

Bisakah Menjalani Hidup Tanpa Stres?

Related Posts