Manfaat Melatih Kecerdasan Kinestetik Pada Anak

Masdimass.com – Pernah dengar kecerdasan kinestetik? Kalau Anda pernah mendengar kecerdasan kinestetik, pernahkah Anda mengetahui bahwa kecerdasan kinestetik bisa dilatih dan membawa manfaat tersendiri bagi Anak Anda? Maka dari itu yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya!

Kecerdasan kinestetik adalah salah satu kecerdasan majemuk. Di mana kecerdasan majemuk ialah salah satu teori belajar yang dikemukakan oleh  Howard Gardner. Howard Gardner adalah seorang pakar pendidikan dan psikolog dengan kebangsaan Amerika. Kembali ke kecerdasan kinestetik ya, Mom. Kecerdasan yang satu ini menggunakan seluruh kemampuan seseorang untuk menggunakan tubuhnya dalam mengekspresikan ide, perasaan, dan keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan ataupun mengubah sesuatu. Kecerdasan kinestetik juga diartikan dengan menggunakan tubuhnya yang ditunjukkan dengan bagaimana ketangkasan tubuh dalam memahami perintah dari otak.

cara mendidik anak dengan kecerdasan kinestetik

Kecerdasan kinestetik ini bisa diamati dengan melihat beberapa ciri-ciri yang barangkali tampak pada aktivitas anak Anda. Ciri-ciri yang bisa diamati tersebut, diantaranya:

  1. Mampu menggunakan seluruh bagian fisiknya dalam mengekspresikan dirinya.
  2. Memiliki kemampuan dalam menggunakan bahasa non verbal.
  3. Memiliki kemampuan untuk mengontrol gerakan tubuhnya menjadi sebuah gerakan yang gesit.
  4. Memiliki kemampuan untuk menirukan gerakan dari orang lain dengan  baik.
  5. Memiliki kemampuan belajar semua hal yang berhubungan dengan kemampuan gerak secara cepat dan mampu mengkoordinasikan gerakan anggota tubuhnya dengan selaras.
  6. Memiliki intuitif dan lebih baik dalam menghafal tindakan yang dilakukan berulang kali.
  7. Ingat berbagai peristiwa secara umum, tanpa mengingat detailnya dengan baik.
  8. Dapat menyimpan informasi fisik dan dapat dengan mudah mengulangi gerakan yang dipelajari.

Kecerdasan tubuh/kecerdasan kinestetik didefinisikan sebagai keterampilan motorik kecil dan kasar, koordinasi mata/tangan, ketangkasan atau kelincahan, keseimbangan dan kesadaran tubuh. Kecerdasan yang berkembang dengan baik di bidang ini dapat membantu seseorang dapat unggul dalam olahraga maupun menjadi ahli bedah yang mumpuni. Kecerdasan kinestetik terletak di lobus frontal otak. Secara khusus, di korteks motorik. Dalam hal ini, setiap belahan otak akan mengontrol gerakan yang terjadi di sisi berlawanan dari tubuh. Misalnya begini, ketika sisi otak kanan memberikan perintah untuk mengangkat tangan kiri. Oleh karena itu pada orang yang tidak kidal, dominasi gerakannya biasanya akan ada di sisi sebelah kiri, sedangkan orang yang kidal biasanya di dominasi gerakan di sisi sebelah kanan.

Maka dari itu manusia sangat membutuhkan kecerdasan yang satu ini. Manusia membutuhkan kecerdasan kinestetik dalam mengontrol gerakan tubuh. Kecerdasan kinestetik akan lebih bermanfaat jika Anda memberikan konsentrasi khusus untuk melatih Anak Anda kecerdasan yang satu ini.

Tahukah Anda, anak yang memiliki kecerdasan kinestetik biasanya sangat aktif dan mampu menggunakan keterampilan tubuhnya dengan baik.  Biasanya anak akan sangat peka pada waktu yang pas dan kesempurnaan fisik melalui sinergi pikiran dan tubuh. Dan Mom perlu tahu nih potensi profesi yang bisa menjadi pilihan Anak dengan kecerdasan kinestetik yang dimiliki Anak, yakni  musisi, aktor, atlet, dokter bedah, penari, dan craft artist.

Maka dari itu orang dengan kecerdasan kinestetik biasanya menyukai olahraga dan aktivitas yang membutuhkan pengerahan tenaga dan penguasaan fisik. Beberapa orang yang memiliki kecerdasan kinestetik yang menyukai dunia seni, biasanya menyukai seni artistik dari gerakan seperti tarian dan sesuatu hal yang bisa berakting dan tampil di depan penonton. Mereka yang memiliki kecerdasan kinestetik mempunyai keterampilan motorik dan koordinasi yang sangat baik.

Perlu diketahui kalau Mom punya anak dengan ciri-ciri yang disebutkan di paragraf sebelumnya, ingat ya jangan langsung dicap sebagai anak hiperaktif. Alangkah lebih baiknya kalau Mom melakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi ke dokter anak. Sebab bisa jadi loh, ternyata sikap aktif anak Anda, ternyata karena anak memiliki kecerdasan kinestetik.

Nah, oleh karena itu kecerdasan kinestetik pada anak harus dilatih dan diarahkan dengan benar, supaya kecerdasannya bisa terarah dengan baik. Sehingga nantinya bisa berguna bagi anak dalam melakukan profesi mereka.

          1. Ajak anak melakukan  kegiatan di ruang terbuka

Melakukan kegiatan di ruang terbuka memang sangat bermanfaat. Karena ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan kalau di ruang terbuka. Mom bisa mengajak anak Anda untuk bermain sepeda bersama ataupun mencoba untuk bermain adu akting, senam yang dipadukan dengan tarian dengan anak Anda. Tujuannya adalah supaya ide-ide yang ada di kepala anak Anda bisa tersalurkan dengan baik.

            2. Melatih keseimbangan

Untuk kegiatan yang satu ini, Mom bisa mengajak anak untuk senam ataupun menari bersama.

          3. Untuk anak Anda yang berusia 2-3 tahun, Anda bisa mengajak mereka bermain di taman bermain. Anda bisa mengajaknya untuk bermain memanjat di arena bermain yang menggunakan tiang-tiang untuk bergelantungan, bermain lompat katak.

         4. Untuk anak Anda yang berusia 4-5 tahun bisa diajak dengan bermain lari zigzag, bermain hula hoop, berjalan di papan keseimbangan.

          5. Untuk anak Anda yang berusia 5-6 tahun, Anda bisa mengajaknya untuk bermain sepak bola dan berkebun.

         6. Ajak anak Anda untuk bermain musik. Aktivitas ini dapat mendorong anak untuk bergerak bebas dengan mengikuti irama musik dan bisa melatih kepekaan geraknya dan menyesuaikan gerakan dengan tempo serta irama musik.

         7. Ajak anak Anda melakukan kegiatan berupa kerajinan tangan. Kegiatan ini bisa menstimulasi motorik halus anak.

          8. Anda juga bisa membantu mengembangkan kecerdasan kinestetik anak dengan cara membantu mengeksplorasikan hobinya, seperti dengan cara mendorongnya untuk ikut kompetisi olahraga dan pertunjukkan.

        9. Sebagai selingan, Anda bisa membawa anak ke lingkungan baru. Anda bisa mencobanya ketika liburan atau ketika ada waktu luang. Cara ini dapat memungkinkan anak untuk bisa bereksplorasi melalui gerakan dnegan memegang objek-objek baru tersebut.

            10. Ciptakan suasana belajar yang nyaman untuk anak dengan kecerdasan kinestetik. Anda bisa menggunakan alat peraga ketika mengajari dan menemani anak Anda belajar. Sebab anak dengan kecerdasan kinestetik memiliki kecendrungan merasa cepat bosan dengan aktivitas yang datar.

Selain cara untuk mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak Anda. Ada hal lain yang tak kalah pentingnya yang harus menjadi perhatian Mom, kalau ingin kecerdasan kinestetik anak berkembang dengan baik. Anda perlu menghindari kesalahan pola asuh dalam pertumbuhan anak yang memiliki kecerdasan kinestetik. Lantas apa saja sih kesalahan pola asuh yang perlu dihindari tersebut?

            1. Ajari anak untuk belajar menghadapi masalah

Dengan mengajari anak untuk belajar menghadapi masalah bisa menjadi cara untuk mengasah kecerdasan kinestetik anak. Jangan sampai Anda melakukan kesalahan dengan terlalu cepat menawarkan bantuan ketika melihat anak Anda mempunyai masalah. Biarkan dia untuk perlahan mencari cara terlebih dahulu untuk menyelesaikan masalahnya. Seperti ketika anak Anda jatuh dari sepeda. Ada baiknya untuk jangan terburu-buru untuk datang dan membantu anak berdiri. Tapi perhatikan lebih dulu apakah anak mampu untuk berdiri sendiri sebelum Ayah dan Ibunya membantu menolongnya.

            2. Jangan bersikap overprotektif kepada anak

Perlu diingat jangan terlalu bersikap protektif kepada anak. Terlalu protektif kepada anak bisa menghambat anak untuk melakukan eksplorasi, karena anak menjadi takut untuk mencoba melakukan sesuatu.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Cara Melatih Kekuatan Otak Anak Anda Lewat Double Doodling

Next Post

Menjadi Guru Kreatif Saat Mengajar Selama PJJ

Related Posts