Cara Melatih Kekuatan Otak Anak Anda Lewat Double Doodling

Masdimass.com – Melatih kekuatan otak anak Anda bisa melalui aktivitas double doodling. Tapi apakah double doodling tersebut? Ataukah ada di antara Anda, yang sudah familiar dengan istilah yang satu ini? Kalau belum yuk simak pembahasan lebih lanjut mengenai double doodling ini dulu.

Double doodling masuk ke dalam salah satu dari 26 aktivitas Brain Gym dasar. Brain gym ialah 26 gerakan dasar yang bertujuan untuk menstimulasi dan menyeimbangkan seluruh bagian otak, otak kiri-kanan, atas-bawah, depan-belakang. Brain Gym pertama kali diciptakan oleh Dr. Paul E. Dennison. Paul Dennison adalah seorang pendidik asal Amerika Serikat yang mengembangkan suatu pendekatan yang dinamakan Educational Kinesiology. Educational Kinesiology ini bertujuan untuk melatih fungsi otak yang berhubungan dengan tahap perkembangan tertentu dan meningkatkan kemampuan belajar anak. Dan perlu diketahui aktivitas Brain Gym bersifat aman, sederhana, dan alamiah. 

cara melatih otak kiri

Dalam hal ini double doodle adalah aktivitas menggambar dua tangan, yang dimaksudkan untuk membantu membangun arah dan orientasi dalam ruang. Double Doodle Play adalah program seni visual dan gerakan Brain Gym yang mengembangkan latihan Doodle Ganda dasar dan memperkenalkan berbagai macam proses menggambar dan melukis bilateral, yang dikombinasikan dengan aktivitas gerakan sederhana. Program ini adalah cara yang menyenangkan dan menyenangkan untuk meningkatkan kreativitas, sambil mengeksplorasi keterampilan visual, perseptual, dan motorik halus.

Double dooding adalah seni menggambar dengan kedua tangan berlawanan di waktu yang sama. Aktivitas ini memberikan manfaat  untuk mengembangkan stimulus otak anak, dan praktik ini baik untuk anak juga semua usia. Anak-anak baik perempuan maupun laki-laki sejak kecil memang pasti sering dijumpai mereka suka mencoret-coret di kertas, buku, bahkan tembok rumah. Tapi jangan salah loh, kebiasaan doodle art ini tidak hanya digemari anak-anak, tetapi juga digemari orang dewasa dari berbagai usia. Coba hayo siapa yang suka melakukan aktivitas mencoret-coret di kertas, untuk menghilangkan rasa bosan ketika rapat, atau mendengarkan kuliah yang membuatmu bosan.

Aktivitas double doodling bukanlah aktivitas berat. Aktivitas ini hanya melakukan kegiatan menggambar dengan menggunakan kedua tangan di waktu yang bersamaan. Peralatan yang dibutuhkan juga hanya berupa satu lembar kertas, dua buah spidol atau pulpen berwarna, dan isolasi. Mengapa isolasi dibutuhkan? Isolasi ini bisa berguna untuk menjadi perekat kertas ke meja ataupun lantai ataupun tembok, agar saat menggambar kertas tidak bergerak ke berbagai arah dan memudahkan praktik ini.

Dalam mempraktikkan double doodling ini pada dasarnya harus menggunakan kedua tangan, di waktu yang bersamaan. Proses praktik double doodling ini seperti menciptakan gambar simetris atau cermin gambar. Cara melakukan double doodling ini adalah dengan memegang pulpen atau spidol di kedua tangan dengan posisi kiri dan kanan dan memulai menggambar dengan gerak yang sama hanya berbeda sisinya. Jika tangan kiri mengarah pada posisi tengah kertas begitu pun dengan tangan kanan harus menuju posisi yang sama.

Anda percaya bukan kalau kecerdasan adalah salah satu faktor kesuksesan Si Kecil, dan anak yang cerdas sangat membantu dalam mempromosikan perkembangan mentalnya. Daripada mengarahkan anak Anda kepada kegiatan yang hanya menghabiskan waktu dengan bermain, Anda bisa loh mencobanya untuk menerapkan aktivitas double doodling ini ke anak Anda. Melalui aktivitas double doodling ini bisa sebagai cara untuk membantu mengasah kemampuan kognitif Si Kecil dan meningkatkan prestasinya.

Double doodling sebagai bagian dari aktivitas brain gym bila dilakukan secara rutin, memiliki banyak manfaat yang nantinya sangat bagus untuk perkembangan Si Kecil menuju dewasa. Manfaat-manfaat tersebut di antaranya:

  1. Dapat membantu kinerja otak kanan dan otak kiri agar seimbang.
  2. Dapat membantu serta meningkatkan fungsi kinerja otak Anak Anda.
  3. Membantu meningkatkan keseimbangan, koordinasi gerak otot, dan keterampilan motorik halus.
  4. Membantu meningkatkan tingkat konsentrasi.
  5. Dapat memperkuat fungsi pendengaran Anak.
  6. Membantu dalam mengasah dan meningkatkan kemampuan memori Anak.
  7. Meningkatkan performa kedua belah mata Anak.
  8. Mengembangkan keterampilan kerja sama tangan Anak dalam menulis.

Aktivitas senam double doodle ini bisa juga membantu untuk meningkatkan beberapa keterampilan khusus, seperti memelajari akurasi ejaan, memelajari menulis, pengenalan simbol, dan memelajari hitung-hitungan.

Cara untuk melakukan aktivitas double doodling ini ialah Pegang spidol di masing-masing tangan, letakkan ujungnya berdampingan di tengah kertas. Mulailah menggambar dengan kedua penanda secara bersamaan, buatlah bayangan cermin. Misalnya, saat penanda kiri mengarah ke kiri ke tepi kertas, penanda kanan harus mengarah ke kanan ke tepi kertas yang lain. Ketika satu penanda mengarah ke tengah, penanda lainnya juga harus demikian. Perlu menjad catatan, jika Anda membutuhkan bantuan untuk menjaga kertas tetap di tempatnya (untuk anak kecil, terutama) Anda dapat merekatkan sudut kertas terlebih dahulu.

Selain aktivitas double doodling ini, Anda bisa juga loh menerapkan aktivitas senam otak yang lain untuk melatih kekuatan otak Anak Anda. Diantaranya bisa menggunakan cross crawl, lazy eight’s, the owl, hook ups, gravitational glider, dan the thinking cap.

Cross crawl mengacu pada gerakan di mana akan menggunakan oposisi seperti merangkak, berjalan, berlari, dan berenang. Oposisi berarti bahwa sisi tubuh yang berlawanan bekerja sama untuk mengoordinasikan lengan kanan dan kaki kiri, lalu lengan kiri dan kaki kanan. Ketika melakukan kegiatan Cross Crawl ini dapat membangun jembatan antara otak kanan dan otak kiri, yang kemudian memungkinkan impuls listrik. Manfaat tak kalah pentingnya juga bisa membangun koordinasi mata, merangsang perkembangan dan integrasi otak dan sistem saraf yang lebih kompleks.

Lazy Eight’s sangat bermanfaat untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Dari sekian banyak terapi hingga materi pengajaran, Lazy Eight’s ini adalah cara sederhana untuk mengefektifkan pembelajaran. Aktivitas yang satu ini bisa membantu menyinkrinkan sistem untuk pemahaman, fokus, organisasi, komunikasi, dan kesehatan emosional yang lebih baik. Tentu saja hal ini juga menjadi bagian penting yang harus difokuskan untuk anak-anak, selain bidang akademik. Selain itu manfaat dari Lazy Eight’s juga dapat membantu meningkatkan koordinasi mata dan tangan bersamaan, membantu meningkatkan tingkat fokus, meningkatkan daya ingat, membantu Anak untuk cepat belajar menulis.

The Thinking Cap salah satu kegiatan dalam aktivitas Brain Gym yang mengharuskan anak untuk memegang kedua telingan dengan ibu jari dan jari telunjuk, lalu menggulungkan dan membuka gulungan bagian luar telinga. Aktivitas yang satu ini sangat membantu meningkatkan memori jangka pendek, meningkatkan pendengaran, dan meningkatkan penglihatan tepi anak.

Itu adalah aktivitas brain gym yang bisa Anda lakukan di rumah secara mandiri untuk melatih kekuatan otak Anak. Semua aktivitas itu pun sangat mudah dilakukan dan aman. Tambahkan juga dengan membaca referensi lain untuk lebih banyak mengetahui tentang kegiatan-kegiatan yang sudah disebutkan di atas. Selamat mencoba ya.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Sikap Fundamental Milenial Dalam Berbisnis

Next Post

Manfaat Melatih Kecerdasan Kinestetik Pada Anak

Related Posts