Buat Programmer Pemula, Kenalan dengan Localhost Yuk!

Masdimass.com – Saat ini Anda sedang merintis sebagai seorang programmer pemula? Pastinya Anda tahu kan, seorang programmer pasti familiar dengan membuat sebuah website. Lantas pernah tidak sih, ketika Anda belajar membuat sebuah website, lalu mendengar istilah localhost? Sudah tahu belum apa itu localhost? Apa fungsi dari localhost bagi website? Apa saja software yang dibutuhkan sebagai localhost? Penasaran kan? Makanya yuk kenalan dengan localhost. Ini bakal berguna banget untuk Anda yang sedang merintis menjadi seorang programmer, dan berangkat dari level programmer pemula. Agar semakin fasih dalam dunia programming, maka dari itu simak dan baca artikel ini ya!

Apa sih localhost itu? Localhost adalah tempat penyimpanan dan menjalankan website dengan server lokal. Tempat itu ialah komputer Anda sendiri. Jadi singkatnya localhost itu mengacu pada komputer tempat program dijalankan. Misalnya begini, ketika Anda menjalankan sebuah browser Web di komputer, maka komputer Anda akan dianggap sebagai “localhost”.

pengertian localhost

Mesin lokal didefinisikan sebagai “localhost” yang memberikan alamat IP 127.0.01. Alamat IP ini dianggap sebagai alamat “loopback” karena informasi yang dikirim ke sana dirutenkan kembali ke mesin lokal. Localhost sering digunakan dalam bahasa skrip Web seperti PHP dan ASP saat menentukan server tempat kode harus dijalankan atau di mana database berada.

Simpelnya begini, localhost dapat dilihat sebagai server yang digunakan di komputer Anda sendiri. Localhost bukan hanya nama untuk server virtual tetapi juga untuk nama domainnya. Ketika Anda mengakses http://localhost di browser, maka permintaan Anda tidak akan diteruskan ke internet melalui router, melainkan malahan akan tetap ada di sistem Anda sendiri.

Lantas apa itu loopback? Loopback address ialah sebuah alamat IP yang dialokasikan  software untuk mengakses host. Terus ada apa dengan 127.0.01? Mengapa alamat IP 127.0.01 merujuk pada alamat IP localhost? Kenapa harus nomor itu, dan bukannya nomor yang lain. Sebelum bahas itu, sudahkah Anda mengetahui bahwa alamat IP digunakan untuk membentuk sebuah koneksi dalam komputer yang sama dengan yang digunakan oleh end-user.

Balik ke pembahasan, jadi kenapa localhost memiliki alamat IP yang didahului dengan angka 127? Dan bukannya angka yang lain. Hal itu dikarenakan angka 127 dalam jaringan merupakan nomor jaringan terakhir yang berada pada jaringan kelas A dengan subnet mask 255.0.0.0 . Maka dari itu 127.0.01 adalah alamat pertama yang bisa dipergunakan dengan subnet 255.0.0.0 ini.

Pasangan protokol Transmission Control Protocol (TCP) yaitu beberapa fitur utama internet. TCP/IP digunakan di luar internet di jaringan lokal. Protokol internet yang satu ini bertanggung jawab untuk mengizinkan alamat IP dan subjek mask mengalamatkan pelanggan di jaringan selama transmisi. Alokasi alamat IP publik sebenarnya diatur oleh organisasi internasional, yakni  Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Lokasi kantor pusat dari organisasi ini ialah di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Organisasi yang didirikan  oleh Jon Postel dan Esther Dyson bertanggung jawab atas alokasi nama domain, yang disebut Domain Name System (DNS).

Terus ada atau tidak sih fungsi dari localhost itu sendiri? Jawabannya ya tentu saja ada fungsinya. Fungsi utama localhost sendiri ialah untuk mengakses website kita sendiri. Jadi dengan localhost kita tidak perlu menyewa sebuah web hosting. Sebab localhost ini bisa menggantikan peran dari web hosting tersebut. Tapi yah memang ada kekurangannya sih, kalau kamu menggunakan localhost sebagai pengganti peran dari web hosting. Kekurangannya ialah website milikmu tidak bisa diakses oleh orang lain melalui internet, sebab localhost itu bersifat offline.

Selain fungsi tadi, masih ada lagi loh fungsi dari localhost. Pengembang biasanya menggunakan localhost untuk menguji sebuah aplikasi dan program web. Di mana nantinya administrator jaringan akan menggunakan loopback untuk menguji koneksi jaringan. Selain itu penggunaan localhost juga untuk  sebagai file host, di mana Anda bisa menggunakan loopback untuk memblokir situs-situs web yang berbahaya.

Anda sering mengalami koneksi internet yang putus-putus. Tapi bingung untuk mengecek kondisi dari koneksi jaringan internetmu? Jangan khawatir, localhost bisa membantumu untuk mengecek kondisi koneksi jaringan internet. Benar-benar hebat karena localhost bisa melakukan tugas penting yang satu ini. Untuk melakukannya, Anda hanya perlu membuka command Prompt atau Wibdows atau pada Mac OS disebut  Terminal. Kemudian setelah command Prompt terbuka, Anda tinggal mengetik “ping localhost” dan “ping 127.0.01”. terakhir Anda tinggal menekan tombol Enter. Dan Anda hanya perlu melihat hasilnya. Dan pada saat hasilnya menunjukkan ditemukannya masalah, maka Anda bisa melakukan pilihan untuk memperbaikinya di saat itu juga.

Pernah menemukan website-website yang berbahaya atau sebenarnya tidak boleh diakses? Tidak perlu khawatir ya, sebab localhost mampu melakukannya untuk Anda. Walaupun sebenarnya yang melakukan aksi ialah loopback. Loopback sangat berperan dalam mengamankan browser milik Anda. Loopback bertugas mengamankan browser dari situs-situs yang berbahaya, misalnya situs yang mengandung virus. Jelas sekali browser yang berisi virus memiliki resiko bahaya yang cukup tinggi untuk komputer Anda, bukan? Apalagi data-data penting bisa saja menjadi rusak karena serangan virus. 

Setelah mengetahui fungsi dari kehebatan localhost. Rasanya tidak lengkap kalau Anda juga tidak mengetahui tentang server hosting. Server hosting ini sangat berguna untuk keperluan website. Sebab website tidak dapat berjalan tanpa adanya web server. Sama halnya dengan localhost juga memerlukan adanya web server. Untuk itu mari lihat yuk web server yang bisa Anda install untuk localhost:

            1. Xampp

Aplikasi atau software yang satu ini adalah sebuah server localhost yang bisa digunakan secara umum. Software yang satu ini merupakan jenis derivasi dari apache yang telah menggunakan MariaDB pada bagian databasenya. Dan hebatnya lagi software ini bisa Anda gunakan di laptop dengan dukungan apapun, bisa dari Windows, Mac Os X, maupun Linux. Selain itu ada pula kabar baik dari Xampps yaitu sifat dari software yang satu ini adalah lebih open-source. Jadi dengan sifatnya yang satu ini, Anda bisa melakukan pengunduhan dan menggunakannya secara gratis tanpa membayar.

            2. Ampps

Software yang satu ini juga sama dengan Xampp yakni bersifat open-source. Selain itu di dalam AMPPS Anda dapat mencari dan menemukan MySQL, Apache, PHP, MongoDB, Softacolous Installer, Pyhton, dan Perl. Selain open-source AMPPS juga bisa digunakan dari Windows, Linux, dan Mac OS X. Software yang satu ini memungkinkan Anda untuk memasang beberapa aplikasi dengan mudah hanya dengan beberapa klik saja.

            3. Wampserver

Software Wampserver ini juga open-source loh. Jadi bisa digunakan secara gratis tanpa perlu membayar. Akan tetapi sayangnya Wampserver hanya dapat digunakan pada laptop berbasis Windows saja nih. Untuk laptop berbasi Linux dan Mac OS X belum bisa menggunakan software yang satu ini. Jadi untuk laptop berbasis Linux dan Mac OS X bisa menggunakan dua software sebelumnya ya.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Apa itu Cinderella Complex pada Anak?

Next Post

Slow Living Untuk Hidup Lebih Hidup

Related Posts