Cara Belajar Desain Grafis Secara Otodidak Bagi Pemula

Belajar Desain Grafis

Masdimass.com – Pusing dan bingung harus mengisi waktu di rumah saja dengan kegiatan apa? Kamu bisa loh isi waktu luangmu dengan melakukan hal-hal bermanfaat, salah satunya menambah kemampuanmu dengan belajar hal baru, seperti belajar desain grafis. Apalagi nantinya ketika sudah mahir, bisa banget menjadi tambahan lahan mata pencaharianmu. Apalagi di era perkembangan dunia digital menjadikan desain grafis sebagai salah satu kemampuan yang diperhitungkan.

Hayo sudah pada tahu belum apa itu desain grafis? Singkatnya desain grafis adalah menyampaikan sebuah pesan dengan menciptakan persepsi, dengan menggunakan elemen visual seperti tipografi, fotografi, dan ilustrasi. Apakah harus ikut kursus atau ikut kelas tersendiri untuk bisa menguasai desain grafis? Ternyata tidak harus, loh. Kamu bisa belajar desain grafis secara otodidak. Seiring dengan perkembangan teknologi, kamu bisa mengakses berbagai cara untuk bisa belajar desain grafis, nih. Jadi tidak harus kamu menempuh pendidikan formal untuk bisa menguasai dasar-dasar dalam desain grafis. Sebab nyatanya melalui pendidikan non-formal juga bisa kok. Apalagi diiringi dengan kemudahan mengakses di internet kamu bisa belajar dari youtube, google, laman-laman para desain grafis profesional, dan buku. Jadi kalau kamu mempunyai keuangan yang tidak longgar tapi ingin bisa membuat desain grafis, belajar secara otodidak dapat menjadi solusi. Pengen tahu gimana caranya, ikuti tips di bawah ini ya!

Belajar Desain Grafis Secara Otodidak

1. Memahami Dasar-Dasar Desain

Hal pertama kali yang harus dilakukan ialah memahami dasar-dasar desain. Sebab tidak mungkin banget, kan langsung membuat desain tanpa memahami dasar-dasar dalam desain seperti apa. Untuk hal ini kamu bisa mempelajari melalui internet ataupun buku. Dasar-dasar desain nya pun wajib dipelajari dan dipahami oleh semua orang yang ingin belajar desain grafis. Hal ini meliputi warna, simbol, dan tipografi. Tiga hal ini harus dipelajari karena keduanya merupakan pondasi untuk sebuah desain.

2. Mempelajari Istilah-Istilah Dalam Desain

Setelah memahami dasar-dasar desain, tahap selanjutnya ialah mengetahui betul apa saja istilah-istilah dalam desain. Sebab tidak mungkin suatu saat ketika mulai membuat desain kamu malah kebingungan sendiri karena tidak mengetahui kegunaan dari istilah-istilah tools dalam desain grafis. Padahal bahasa adalah hal yang paling penting dalam desain. Mempelajari istilah desain bisa dimulai dengan membaca banyak istilah desain di Internet. Ada banyak hal yang perlu dipahami. Mulai dari font, color palate, kerning, white space, alignment, hierarchy, background, RGB (singkatan dari red, green, blue),  foreground, x-height, ascender, descender, dan banyak lagi istilah lainnya.

Jadi sebelum terjun langsung membuat desain baiknya pelajari dulu ya istilah-istilah dalam desain. Supaya nanti ketika mendapat tawaran freelance sebagai perancang grafis atau desainer grafis tidak bingung, ketika atasanmu menyebutkan istilah-istilah dalam desain.

3. Menentukan Gaya Desain

Sama halnya seperti seorang penulis, pelukis, seorang desainer grafis juga memiliki gaya desainnya masing-masing. Gaya desain ini yang menjadi ciri khas seseorang dalam hasil setiap hasil karya rancangan grafisnya. Biasanya satu orang hanya memiliki satu gaya desain. Walaupun ada pula beberapa orang yang bisa memiliki gaya desain lebih dari satu.

4. Mengumpulkan Desain yang Keren dan Menginspirasi

Hal berikutnya yang bisa kamu lakukan sebelum terjun membuat desain ialah mengumpulkan desain keren dan menginspirasi dari para profesional. Mengapa? Karena hal ini bisa menjadi sumber inspirasimu ketika nanti mulai membuat desain. Bisa dimulai dengan mencari desain di Pinterest dan Behance lalu di simpan di folder laptop atau komputer kamu. Atau bisa juga di boorkmarks pada web browser kamu. Setelah dikumpulkan jangan lupa juga dipelajari berbagai elemen yang ada di sana.

5. Berlatih Membuat Desain

Setelah langkah-langkah dasar dilewati, kamu bisa mulai berlatih membuat desain. Pada awal berlatih tidak perlu muluk-muluk membuat desain yang sulit. Jangan sampai nantinya malah mempersulit dirimu sendiri. Dan hasilnya bukannya bagus malah jadi kacau. Coba dulu untuk membuat desain-desain grafis yang sederhana. Setelah itu baru tingkatkan level kemampuanmu untuk mencoba membuat desain grafis yang lebih rumit lagi.

Tutorial membuat desain grafis bisa kamu lihat melalui youtube. Di sana ada banyak youtuber yang menggunggah tutorial membuat desain grafis. Kamu bisa belajar gratis dari sana. Dan yang namanya belajar tidak ada yang instan. Semua harus melewati proses bukan bisa disulap. Oleh karenanya kamu harus giat berlatih. Semakin kamu giat berlatih membuat desain grafis, semakin cepat juga kamu akan mahir. Jangan putus asa dan menyerah jika di tengah-tengah proses belajarmu mengalami kegagalan. Kamu harus terus gigih belajar ya!

6. Meminta Masukan Pada Orang Lain

Pada saat kita sudah berhasil membuat desain sendiri, langkah berikutnya yang harus kita lakukan adalah mendapatkan kritik yang membangun dari desainer grafis yang lebih berpengalaman. Jangan sampai kita malas  apalagi anti untuk menerima masukan. Ingat proses belajar formal pun kita pasti akan menerima masukan berupa kritik dan saran dari pengajar kita, bukan? Oleh karena di sini hanya belajar secara otodidak maka dari itu kamu perlu mencari desainer grafis yang lebih berpengalaman, berkomunikasi dengan mereka, lalu meminta masukan atas hasil desain yang kamu buat.

Proses belajar yang baik berasal dari kemauan untuk belajar dari kesalahan sebelumnya. Mendengarkan sebuah kritikan akan karya kita memang bisa mengintimidasi, tetapi cara tersebut efektif untuk belajar dan mengembangkan diri. Lagipula, penting bagi kita untuk memahami bahwa desain adalah sebuah karya yang subjektif. Selain meminta masukan pada desainer grafis berpengalaman, kamu juga bisa meminta masukan dari keluarga, kerabat, ataupun teman. Kamu pun juga bisa mencoba memposting karyamu di media sosial, syukur-syukur bisa mendapatkan tanggapan dari audience.

7. Gunakan Software Desain

Ada banyak sekali software desain gratis yang bisa kamu gunakan untuk membuat desain. Ada pula software desain yang memang sangat populer digunakan, dan menjadi standar dalam industri desain grafis saat ini. Mari sebut saja Photoshop yang memiliki fungsi untuk memanipulasi foto, ada pula Adobe Ilustrator dan Corel DRAW yang bisa membantu kamu dalam urusan membuat desain vektor. Untuk kamu yang ingin membuat logo, karakter animasi, poster bisa menggunakan Adobe Ilustrator dan Corel DRAW ini.

8. Gunakan Platform Desain Online

Sayangnya penggunaan software desain terkadang berbenturan dengan  istilah yang kurang bisa dimengerti oleh para pemula. Walaupun demikian hasil yang bisa dihasilkan juga lebih bagus. Tapi untuk masalah ini, tidak perlu khawatir. Kamu bisa mencoba platform desain online, seperti Canva, DesignBold, dan lainnya. Fitur-fitur dan template yang dimiliki platform desain online juga tidak kalah dengan software desain. Seperti halnya Canva, platform desain online yang satu ini memiliki fitur yang memudahkan penggunanya. Template yang dimilikinya, pilihan warna, dan juga font-nya bisa dimanfaatkan oleh desainer pemula. Mereka yang belum pernah mendesain pun akan mudah mengerti desain dengan menggunakan Canva. Jadi cocok banget untuk para pemula.

Sekarang kamu sudah tahu cara belajar desain grafis secara otodidak, bukan? Cara-cara yang disebutkan di atas bisa langsung dipraktikkan, ya. Selamat mencoba dan belajar desain grafis. Jangan pernah takut salah ketika sedang belajar. Jangan sampai putus asa ketika hasil desain belum bisa sebagus mereka yang sudah berpengalaman. Selamat belajar!

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Kegiatan Di Rumah Aja

Coba Kegiatan Ini Agar Kamu Tetap Produktif Walau Harus Di Rumah Aja Karena Covid-19

Next Post
Tips Belajar Investasi Saham

9 Tips Belajar Investasi Saham Bagi Pemula

Related Posts