Tips Belajar Di Rumah Selama Pandemi Covid-19 Agar Anak Tidak Merasa Bosan

Tips Belajar Di Rumah Selama Pandemi Covid-19 – Sudah hampir setengah tahun lebih covid-19 merebak di Indonesia. Bahkan bukan hanya di Indonesia tetapi seluruh dunia. Bahayanya ancaman dan dampak dari covid-19 membuat pemerintah akhirnya memutuskan anak-anak sekolah dari tingkat dasar sampai tingkat atas harus belajar dari rumah. Hal tersebut tentu saja menjadi momok tersendiri bagi para orang tua, apalagi jika orang tua yang masih memiliki anak-anak yang sekolah di tingkat dasar.

Tips Belajar Di Rumah Selama Pandemi

Sekolah atau belajar dari rumah menjadikan siswa hanya menerima penjelasan dari guru melalui aplikasi zoom, lalu mendapatkan kiriman tugas melalui google classroom, quizziz, dan media lainnya. Durasi waktu yang diterima siswa dari belajar melalui daring pastinya jauh lebih singkat dibandingkan kalau ketika mereka belajar tatap muka. Oleh karenanya sangat penting peran orang tua dalam membantu proses belajar siswa selama pandemi covid-19 ini.

Dua atau tiga hari belajar dari rumah kemungkinan masih menyenangkan bagi anak-anak. Tetapi ketika berbulan-bulan harus belajar dari rumah, akan dapat membosankan bagi anak-anak. Apalagi ketika sekolah tatap muka anak-anak terbiasa bertemu dan bermain bersama teman-teman. Sedangkan ketika belajar dari rumah, aktivitas anak-anak menjadi terbatas. Hal ini pasti akan sangat membosankan bagi anak-anak, apalagi bila kondisi di rumah tidak kondusif. Oleh karenanya perlu peran orang tua untuk menciptakan suasana yang kondusif dan menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar. Untuk itu kami mempunyai beberapa tips bagi orang tua, berikut tipsnya:

    1. Ciptakan Ruang Belajar yang Kondusif

Ruang belajar yang bersih dan tertata rapi, pastinya akan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Sebab melihat ruangan yang rapi dan bersih bisa membuat pikiran menjadi fresh. Bayangkan saja kalau belajar di ruangan yang kotor dan berantakan, pikiran pun akan menjadi ruwet. Selain menciptakan ruangan yang bersih dan rapi, orang tua juga perlu menjauhkan benda-benda yang sekiranya bisa mengganggu fokus anak ketika belajar, seperti gawai, mainan, hewan peliharaan, dan lainnya.

    2. Sediakan Kebutuhan Belajar Anak

Pastikan kebutuhan belajar anak seperti alat tulis, buku, hingga jaringan internet sudah siap. Sebab apabila kebutuhan belajar tersebut sudah tersedia, pastinya akan membuat anak belajar dengan fokus dan proses belajar berjalan lancar. Bayangkan bila kondisi jaringan internet tidak baik, maka proses belajar daring bisa terputus di tengah jalan. Tentunya akan membuat proses belajar anak menjadi tersendat.

    3. Siapkan Cemilan

Tidak hanya suasana belajar dan kebutuhan belajar saja yang harus diperhatikan oleh orang tua. Tetapi kebutuhan cemilan juga harus diperhatikan. Tersedianya cemilan ketika anak belajar bisa membantu mengurangi rasa lapar dan bosan anak. Sehingga anak bisa kembali fokus belajar dan lebih semangat belajar. Perlu diperhatikan dalam memenuhi kebutuhan cemilan anak. Ada baiknya menyediakan cemilan yang sehat dan bergizi.

    4. Atur Jadwal Belajar

Walaupun sekolah sudah memberikan jadwal belajar daring anak. Akan tetapi ada baiknya orang tua juga membuat jadwal sendiri untuk belajar anak. Sama halnya seperti pelajaran tambahan atau les yang dilakukan anak sebelum pandemi. Tetapi karena ini sifatnya belajar tambahan, maka baiknya jika orang tua membuat jadwal yang lebih santai dengan menggabungkan antara belajar dengan bermain. Hal ini bisa membuat anak menjadi tertarik untuk belajar. Untuk anak-anak anda yang sudah menginjak bangku SMP dan SMA bisa menggunakan media menonton film barat ataupun mendengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya. Hal ini bisa menjadi tambahan materi belajar bahasa asing disela-sela pelajaran wajibnya.

    5. Belajar Sambil Bermain

Belajar tidak harus selalu menggunakan teknik kuno dengan cara meminta anak menghafal dan hanya mengerjakan soal. Apalagi anak milenial yang disebut eranya anak-anak kreatif. Belajar sambil bermain bisa menjadi solusi yang tepat agar belajar tidak membosankan. Bukan hanya itu, belajar sambil bermain bisa meningkatkan antusias anak untuk belajar, juga bisa meningkatkan kreatifitas anak. Belajar sambil bermain bisa dilakukan dengan cara melalui permainan, kuis pesan berantai, menghitung acak, menjawab gambar yang di acak, dan masih banyak lagi.

    6. Sediakan Waktu untuk Break Time

Sama seperti halnya belajar di sekolah, ada waktu istirahat di mana anak-anak bisa bermain dan makan. Belajar di rumah pun harus ada waktu untuk break time agar anak tidak jenuh. Apalagi belajar di rumah, anak hanya ada di satu ruangan saja. Belajar secara terus menerus dengan tempat yang monoton akan membuat anak stres. Oleh karenanya perlu untuk pemberian waktu jeda sekitar setengah jam sampai satu jam agar anak bisa mendinginkan otak.

    7. Kenali Gaya Belajar Anak

Tiap anak satu dengan anak lainnya pastinya memiliki gaya belajarnya masing-masing. Tidak bisa disamakan gaya belajar setiap anak. Ketika orang tua bisa mengenali dan mengetahui gaya belajar sang anak, pasti akan sangat memudahkan untuk mengajari sang anak. Ada anak yang memiliki gaya belajar sambil mendengarkan musik, ada yang bisa belajar melalui gambar-gambar, dan lainnya.

    8. Beri Evaluasi

Sama seperti halnya peran guru di sekolah hanya memberikan evaluasi kepada siswanya saat di akhir pelajaran. Selama belajar di rumah peran orang tua juga menjadi guru anak-anak di rumah. Ada baiknya orang tua bisa memberikan evaluasi kepada anak di akhir pelajaran. Sehingga anak bisa mengetahui di bagian mana ia sudah bisa menguasai, dan di bagian mana yang belum berhasil dikuasai, dan apa yang harus dilakukan agar bisa menguasai materi tersebut.

    Itulah beberapa cara untuk belajar di rumah menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Perlu bagi orang tua untuk mencari cara yang kreatif agar anak selalu betah belajar di rumah. Hal ini juga untuk kebaikan anak, agar meminimalisasi terjangkit covid-19.  Suasana belajar yang tidak membosankan pastinya akan menaikan gairah anak untuk belajar. Saat anak bersemangat untuk belajar, pastinya akan berdampak pada prestasi belajar. Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan di rumah.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Apa Itu Paylater? Apakah Paylater Aman?

Next Post

Coba Kegiatan Ini Agar Kamu Tetap Produktif Walau Harus Di Rumah Aja Karena Covid-19

Related Posts