4 Tips Bisnis Untuk Mahasiswa

4 Tips Bisnis Untuk Mahasiswa – Bisnis untuk mahasiswa kini banyak dilakukan oleh mereka yang sedang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi, baik dengan tujuan untuk membantu meringankan beban orang tua maupun sekedar untuk belajar berbisnis. Tujuan dari belajar berbisnis tentu saja agar bisa meraih sukses diusia muda, karena untuk dapat meraih sukses diusia muda harus diawali sejak dini dalam berusaha. 

Bisnis Untuk Mahasiswa

Persoalannya, meski cukup banyak mahasiswa yang terjun di dunia bisnis namun persentasenya masih relatif kecil dibanding mereka yang menghabiskan waktu hanya untuk belajar. 

Banyaknya mahasiswa yang masih ragu untuk menekuni dunia bisnis disebabkan berbagai alasan dan berbagai pertimbangan. Padahal tidak ada pelaku bisnis yang meraih sukses secara instan, karena bisnis itu sendiri butuh dipelajari dan dipraktikkan setahap demi setahap. Semakin dini mempelajari bisnis maka semakin besar pula peluang untuk menggapai sukses. 

Karena itu, bagi yang masih menempuh kuliah, jangan ragu untuk mulai terjun di dunia bisnis dengan memperhatikan 4 tips bisnis untuk mahasiswa berikut ini.

4 Tips Bisnis Untuk Mahasiswa

1. Buat Business Plan
Perencanaan bisnis merupakan komponen terpenting dalam memulai bisnis, apapun bisnis tersebut dan siapapun pelakunya. Terlebih bisnis untuk mahasiswa yang pelakunya jelas harus membagi waktu antara kesibukan belajar dengan kesibukan mencari uang.

Dalam membuat business plan tersebut, selain menggali ide bisnis yang paling prospektif untuk dijalankan juga mencari formula tentang bagaimana strategi dan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk membangun dan membesarkan bisnis tersebut.

Bagi mahasiswa, membuat perencanaan bisnis tidak cukup hanya memikirkan persoalan yang terkait langsung dengan bisnis, tapi juga harus menyelaraskannya dengan aktifitas kampus untuk dapat menemukan solusi terbaik dalam menjalankan bisnis tanpa harus mengorbankan kegiatan belajar.

2. Perluas Wawasan Bisnis
Banyak cara untuk dapat memperluas bisnis, beberapa diantaranya dengan belajar langsung dari mentor atau pelaku bisnis, browing di internet, bergabung dengan komunitas entrepreneur, mengikuti seminar-seminar dan pelatihan-pelatihan, dan satu yang tidak boleh ditinggalkan adalah memperbanyak membaca buku.

Membaca buku menjadi aktivitas wajib dalam memperluas wawasan bisnis, karena diantara sekian banyak sumber belajar, hanya buku yang mengupas secara lengkap dan mendalam serta dengan waktu belajar yang fleksibel.

Banyak tujuan yang bisa diperoleh dari memperluas wawasan bisnis, beberapa diantaranya untuk memacu semangat dalam menekuni dunia bisnis, mengetahui seluk-beluk dunia bisnis secara makro maupun yang berhubungan langsung dengan bisnis yang akan ditekuni,  mengasah kejelian dalam menangkap peluang bisnis, dan sebagainya.

3. Cari Relasi dan Customer di Lingkungan Terdekat
Karena harus berbagi waktu antara aktifitas belajar dan aktifitas mencari uang, maka bisnis untuk mahasiswa sebaiknya juga mempertimbangkan lokasi usaha serta lokasi rekanan bisnis yang tidak jauh dari kampus. 

Lokasi usaha yang berada di sekitar kampus dengan konsumen utama kalangan mahasiswa serta masyarakat yang tinggal di area kampus membuat kuliah dan bisnis dapat dijalankan secara bersamaan. Hal ini disebabkan karena lokasi usaha dan lokasi belajar berdekatan sehingga tidak banyak waktu yang terbuang untuk menempuh perjalanan.

Relasi bisnis salah satu misal supplier diharapkan juga berlokasi tidak jauh dari tempat usaha, atau seandainya lokasinya jauh dapat difasilitasi dengan jasa ekspedisi. Karena meski tidak setiap hari harus melakukan transaksi dengan supplier, namun jika ada kendala dalam pengiriman barang akan sangat berpengaruh terhadap jalannya bisnis.

4. Awali dengan Bisnis pada Level Paling Rendah
Bisnis untuk mahasiswa sebaiknya juga diawali dari level paling bawah. Maksudnya adalah bisnis yang memiliki tingkat risiko yang rendah dan dengan modal yang tidak terlalu besar. Sebab, bisnis yang dijalankan adalah bisnis yang baru pertama kali dilakukan dan dalam masa belajar. 

Dengan pengalaman yang masih minim, bisnis dengan risiko yang terlalu tinggi dapat memberikan dampak buruk kepada pelaku yang masih dalam tahap belajar, jika kemungkinan terburuk yakni gagalnya bisnis sampai terjadi. Dampak buruk tersebut diantaranya dapat membuat down dan putus asa untuk menekuni dunia bisnis, aktifitas kuliah terganggu bahkan bisa lebih dari itu.

Tidak perlu rendah diri meski harus mengawali bisnis dari level bawah, karena seiring dengan berjalannya waktu serta bertambahnya pengalaman dan wawasan dalam berbisnis, maka level demi level dalam berbisnis pun akan terlampaui, hingga mencapai level tertinggi.

Kelebihan dari mereka yang mengawali bisnis dari level paling bawah, pada saat mencapai level tertinggi,  mereka lebih siap dalam menghadapi perubahan iklim bisnis. Sehingga sebaik dan seburuk apapun iklim bisnis yang harus dihadapi, roda bisnis tetap dapat dijalankan dengan normal.

Demikian 4 tips bisnis untuk mahasiswa. Dengan menjalankan keempat tips tersebut, tidak ada alasan untuk merasa ragu dan bimbang dalam menekuni dunia bisnis disaat masih duduk di bangku kuliah. Karena aktifitas bisnis sesungguhnya bisa  seiring-sejalan dengan aktifitas belajar.

Terimakasih

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Cara Lengkap Cek Saldo Di Rekening Bank BNI Terbaru

Next Post

Cara Melamar Kerja Yang Baik Dan Benar

Related Posts